Showing posts with label MTCNA. Show all posts
Showing posts with label MTCNA. Show all posts

Tuesday, July 17, 2018

DayliLife48 | Training MTCNA & MTCRE dan Ujian MTCNA | #Day3 | BLCTelkom


Assalamu'alaikum Wr. Wb.

A.   Pendahuluan
Pada hari ini aku akan share kegiatanku selama mengikuti training MTCNA. Nah pada Training hari terakhir ini aku mempelajari mengenai QoS, Tunnels, Misc. Nah hari ini mungkin bukan hariku pasalnya hari ini aku gagal mendapatkan sertifikasi MikroTik. Yah emang nasib Nah tapi tak apa lah mungkin hari bukan hariku. Tapi alangkah bahagianya aku karena Pak Zian Sobri akan ke BLC lagi pada Oktober mendatang. 

B.   Waktu Pelaksanaan
  • 08:00 - 12:00 < Training
  • 12:00 - 13:00 < Istirahat
  • 13:00 - 16:00 < Training
  • 16:00 - 16:30 < Istirahat
  • 16:30 - 17:30 < Training
  • 17:30 - 20:00 < istirahat
  • 20:00 - 22:00 < Training 
C.  Hal Yang Disampaikan
Nah pada kali ini aku akan menjelaskan lagi apa yang telah aku lakukan selama seharian ini. Nah pada hari ini aku masih trahing bersama Pak Ziad Sobri. Lalu Pak Ziad Sobri memulai dengan menjelaskan QoS. Nah Pak pada sesi ini pak Ziad Sobri menjelaskan dulu apa itu QoS. QoS dalah kemampuan suatu jaringan untuk menyediakan layanan yang baik dengan menyediakan bandwith, mengatasi jitter dan delay.

Nah lalu beliau menjelaskan tentang QoS yaitu Simple Queue. Nah apa itu Cara paling sederhana untuk membatasi laju data untuk alamat IP dan / atau subnet tertentu, adalah dengan menggunakan Simple Queue. Kalian juga dapat menggunakan antrean sederhana untuk membuat aplikasi QoS. Simple Queue memiliki fitur terintegrasi yang berguna. mengatur antrian lalu lintas Peer-to-peer, Menerapkan aturan antrian pada interval waktu yang dipilih, Prioritas, Menggunakan beberapa tanda paket dari / ip firewall mangle, Shaping (penjadwalan) dari trafik dua arah (satu batas untuk total pengunggahan + unduhan).

Dalam Simple Queue yang paling penting dan juga perlu diingat yaitu adalah hal hal berikut agar bandwidth yang diatur tidak terbuang sia sia. Yang pertama tentukan target yantu bisa Interface, IP tertentu, dll. Lalu lewat destination manakan Simple Queue aka bekerja. Lalu sesuaikan Max-Limit dan Limit at lalu coba beberapa skenario yang dapat terjadi bila lakian menggunakan Simple Queue ini. Lalu lakukan Bursting agar dapat berjalan dengan baik. Lalu Pak Ziad Sobri Menejalaskan sekilas mengenai PCQ.

Yang kedua beliau juga menjelaskan mengenai bagaimana cara untuk membangun sebuah jaringan komunikasi yang secure. Nah cara nya dengan Tunnels, Tunnel ini adalah salah satu fitur yang dimiliki MikroTik. Pada Traning ini Tunnel difokuskan pada PPTP, PPP, PPPoE, SSTP. Yang terahir beliau menjelaskan pula basic Tools yang sering digunakan pada RouterOS. Beberapa Tools yang ada adalah Email, Netwatch, Ping, Traceroute, Profier. Lalu RouterOS juga memiliki fitur dimana fungsinya digunakan untuk Monitoring yaitu adalah interface Traffic Protocol, Torch, Graphs, SNMP, The Dude. Lalu jika kalian masih binggung dengan beberapa tutorial di internet kalian dapat Mengkontak Reviewer MikroTik, Cari Referensi dari System Log, Gunakan Mode Debug Log, Hafalkan command dari RouterOS.

Sertifikasi diselenggarakan oleh lembaga training yang sudah menjalin kerjasama dengan Mikrotik. Di Indonesia ada banyak lembaga training Mikrotik yang menyelenggarakan Training sekaligus Sertifikasi nya. Untuk dapat mengikuti sertifikasi Mikrotik harus membayar biaya ke lembaga training tersebut, untuk nominal harga nya bervariasi tergantung lembaga training tersebut. Jika ikut sertifikasi maka dilakukan training bahan Mikrotik dulu oleh lembaga training (biasanya lebih dari sehari) kemudian gres dilakukan ujian sertifikasi.


Berikut ini beberapa peraturan pada tes sertifikasi Mikrotik :
  • Soal ujian sertifikasi menggunakan bahasa Inggris. 
  • Tidak boleh copy paste dan screenshot soal.
  • Waktu mengikuti Ujian Online Jika Score Dibawah atau sama dengan 49 maka dinyatakan TIDAK LULUS
  • Jika Score Antara 50%-59% akan mendapat kesempatan yg ke 2 dengan Mengikuti Ujian Online sekali lagi (biasanya soalnya lebih rumit)
  • Jika Score 60% keatas dinyatakan LULUS
  • Dan bagi yg ingin menjadi TRAINER Score Lulus Minimal 75 %
  • Masa Berlaku Sertifikat 3 Tahun
  • Tipe ujian nya open book, jadi boleh buka buku apa saja, namun tidak boleh tanya dan mencontek siapapun. 
Oke sekarang kita bahas wacana tips nya. Karena MTCNA merupakan tes Mikrotik basic, maka soal yang akan keluar itu merupakan dasar-dasar (basic) Mikrotik, menyerupai Router OS secara umum, Firewall, QoS, Network Management, Wireless, Bridging, Routing, dan Tunnel. 
Berikut ini beberapa Tips Mengikuti Tes Sertifikasi MTCNA Mikrotik :
Tips #1
Soal yang digunakan berbahasa Inggris, jadi kalo kalian ga mampu berbahasa Inggris mampu memanfaatkan tool Google Translate untuk menterjemahkan soalnya, tapi ingat jangan copy paste soalnya! Tulis ulang saja soalnya untuk menghindari hal-hal yang tidak anda inginkan ok? ;)
Tips #2
Kerjakanlah soal yang mudah dulu. Jika ada soal yang susah lewati saja cari yang mudah dulu.
Tips #3
Jawaban dari soal tersebut biasanya sudah ada di wiki.mikrotik.com. Silakan anda cari saja, atau mampu juga cari di google.
Tips #4
Jangan tergesa-gesa dalam mengerjakan soal. Jika anda sudah tamat sebelum waktunya, telitilah kembali balasan anda.
Tips #5
Berdoalah sebelum ujian, dan yakinkan diri anda bahwa anda pasti dapat mengerjakan dengan baik semua soalnya dan lulus dengan nilai memuaskan.
D.   Penutup
Sekian beberapa hal yang dapat saya sharing ke kalian bila kalian ada pertanyaan silahkan tanyakan ke email saya atau comment dibawah.


Wassamu'alaikum Wr. Wb.

Monday, July 16, 2018

DayliLife47 | Training MTCNA & MTCRE | #Day2 | BLCTelkom


Assalamu'alaikum Wr. Wb.

A.   Pendahuluan
Pada hari yaitu melanjutkan traning kemarin dimana traning kemarin sudah sampai modul DHCP Server dan Client di MikroTik. Traning hari ini kami jalani seperti yang ada di Outline yang kemarin yang sudah kalian lihat di Mikrotik Training . Training MTCNA biasanya dilakukan selama beberapa dengan materi yang bertahap dipelajari dan diresapi untuk bisa menghasilkan hasil yang maksimal. training kali ini merupakan lanjutan dari hari pertama dari waktu 3 hari yang akan dijalani.

B.   Waktu Pelaksanaan
  • 08:00 - 12:00 < Training
  • 12:00 - 13:00 < Istirahat
  • 13:00 - 16:00 < Training
  • 16:00 - 16:30 < Istirahat
  • 16:30 - 17:30 < Training
  • 17:30 - 20:00 < istirahat
  • 20:00 - 22:00 < Training 
C.  Hal Yang Disampaikan
Nah hari ini yang akan kemi lalukan yaitu pada Modul di Outline pada bagian Bridging, Routing , Wireless dan Firewall. Tujuanya untuk memahami materi MTCNA (Bridging, Routing, Wireless dan Firewall).

Melanjutkan penjelasan kemarin, Nah kali ini pak Ziad Sobri menjelaskan mengenai Bridging dahulu. Beliau mejelaskan bagaimana konsep yang berlaku pada bridging lalu beliau menerangkan dan membuat sebuah konfigurasi bridging di MikroTik. Nah lalu beliau juga mejelaskan bagaimana cara mengatur bridge agar tidak membebani resource pada RouterBoard / Device yang diinstali RouterOS.

Konsepnya yang aku pahami dari penjelasan pak Ziad Sobri yaitu adalah menciptakan sebuah jaringan tunggal dari beberapa segmen jaringan yang ada. Bisa dibilang juga bahwa Bridging adalah sebuah metode untuk menjembatani sebuah jaringan. Bridging ini berjalan pada layer 2 yaitu dataling dalam model jaringan OSI. Jika satu atau lebih segmen dari jaringan yang dijembatani adalah nirkabel, perangkat ini dikenal sebagai jembatan nirkabel dan berfungsi sebagai jembatan nirkabel.

Selanjutnya beliau juga mengajarkan / mejelaskan mengenai routing. Apa routing itu sebenarnya? lalu bagaimana konsep yang belaku pada Routing. Nah dalam routing ada bebarapa model / cara routing. Nah pada Outline MTCNA yang ada adalah Static routing. Lalu beliau menjelaskan mengenai Static Routing. Kemudian beliau mencoba untuk melakukan konfigurasi routing di MikroTik.Lalu beliau juga menjelaskan bagaimana default routing bekerja. Nah sebagai ilmu tambahan beliau juga menjelaskan konsep yang diterapkan pada dynamic routing. Nah lalu beliau juga menjelaskan bagaimana dynamic routing bekerja. Lalu sebagai percobaan kami disuruh untuk mengimplementasikan routing di jaringan sederhana.

Nah pada presentasi selanjutnya pada Ziad Sobri menjelaskan fitur Wireless di MiroTik. Pertama beliau menjelasakan mengenai 802.11a/b/g/n/ac danjuga beliau juga menjelaskan bagaimana Wireless bekerja. Kemudian dari itu semua Wireless tipe 802.11 memiliki frekuensi tertentu, channel, data rates yang dapat ditampung. Chain pada bab ini beberapa chain yang bekerja adalah tx power, tx sensitivity, lalu country regulation.

Lalu kami juga dijelaskan bahwa Wireless ini dapat digunakan untuk berbagai medel kerja. Seperti halnya yaitu Access Point, Station. Lalu beliau juga menerapkan bagaimana pula cara konfigurasinya. Dalam jaringan nirkabel yang bebas tidak dapat dipungkiri bahwasanya Wireless keamananya kurang baik jika aturannya digunakan default. Beliau pada sesi ini beliau menjelaskan bagaiman wireless security dan encryption bekerja. Nah lalu beliau juga menjelaskan bagaimana untuk membuat access list, connect list default authentication lalu default forward lalu metode konfigurasi keamanan jaringan nirkabel yaitu dengan WPA-PSK dan WPA2-PSK. lalu beliau menjelaskan WPS accept dan WPS client.

Lalu bagaimana cara untuk memonitoring wireless di MikroTik. Nah berikut ini adalah tool yang telah disediakan oleh MikroTIk yaitu Snooper dan regretation table. Dari penejalasan Wireless diatas juga ada beberapa Lab yang dibuat pak Ziad Sobri dan kami pun juga diharuskan untuk konfiurasi.

Nah yang paling terakhir yaitu Firewall. Pertama beliau menjelaskan bagaimana firewall bekerja, lalu beliau juga mejelaskan bagaimana cara untuk mengerti konsep dari sebuah jaringan yang akan melakukan tracking. Lalu  beliau juga menjelaskan untuk bagaimana struktur pada chain lalu bagaimana action untuk beberapa skenario.

Nah lalu beliau menejelaskan bagaimana cara membuat sebuah filter dari firewall dengan MikroTik. Nah pada awalnya kami disuruh untuk mengimplementasikan skenario yang telah beliau buat. lalu beliau menjelaskan pada bagian yang paling penting pada firewall filter rule yaitu input dan forward. Selanjutnya beliau menjelaskan pula bagaimana address list bekerja. Nah lalu beliau menjelaskan mengenai Source NAT dan Destination NAT.

Nah itu saja lah yang dapat aku sampaikan.
  
D.   Penutup
Sekian beberapa hal yang dapat saya sharing ke kalian bila kalian ada pertanyaan silahkan tanyakan ke email saya atau comment dibawah.


Wassamu'alaikum Wr. Wb.

DayliLife46 | Training MTCNA & MTCRE | #Day1 | BLCTelkom


Assalamu'alaikum Wr. Wb.


A.   Pendahuluan
Pada hari ini aku kedatangan seseorang dari MikroTik yaitu Pak Ziad Sobri. Nah beliau datang ke BLC Telkom Klaten untuk men-training teman teman yang prakerin di BLC Telkom dan Guru guru yang ingin melakukan Sertifikasi MikroTik. Beliau men-training dan mengadakan sertifikasi MTCNA dan MTCRE. 

B.   Waktu Pelaksanaan
  • 08:00 - 12:00 < Training
  • 12:00 - 13:00 < Istirahat
  • 13:00 - 16:00 < Training
  • 16:00 - 16:30 < Istirahat
  • 16:30 - 17:30 < Training
  • 17:30 - 20:00 < istirahat
  • 20:00 - 22:00 < Training 
C.  Hal Yang Disampaikan
Nah pada hari ini Pak Ziad Sobri menjelaskan beberapa hal berikut ini yaitu : MikroTik, Produk Mikrotik, Sertifikasi MikroTik, Lisensi MikroTik, RouterBoard, RouterOS, Winbox, Cara Akses Router OS dan masih banyak lagi.

Pertama beliau menjelaskan mengenai apa itu MikroTik, Router OS, RouterBoard. Beliau menjalaskan bahwa MikroTik adalah sebuah perusahaan yang pada awalnya berfokus untuk mengembangkan sofware yang diperuntukkkan untuk memanagemen sebuah jaringan dan server nama sofware itu adalah Router OS. Nah Lalu selang beberapa tahun MikroTik berinisiatif untuk membuat sebuah perangkat yang sudah terintregasi Router OS yaitu RouterBoard.

Lalu beliau juga menjelaskan produk produk yang buat oleh MikroTik. Nah lalu beliau juga bilang bahwa kita juga dapat berkontribusi dalam perangkat ataupun aksesoris lainnya yang kompatibel dengan perangkat buatan MikroTik. 

Nah yang paling penting yaitu Sertifikasi MikroTik. Sertifikasi yang aku ikuti yaitu MTCNA dan MTCRE Sertifikasi mikrotik merupakan salah satu cara untuk menunjukkan bahwa kalian bisa menggunakan perangkat mikrotik dengan baik dan sudah teruji. Untuk cabang cabang sertifikasi ada 7 cabang dengan struktur 1 sertifikasi dasar, 5 sertifikasi menengah dan 1 sertifikasi advanced. Pada hari ini kami menjalani training sertifikasi MTCNA bersama Pak Ziad Sobri di BLC Telkom Klaten.

Nah lalu beliau juga menjelaskan bahwa MikroTik mempunyai beberapa lisensi yang diperuntukan untuk RouterOS. RouterOS memiliki beberapa tingkatan level lisensi.

Pak Ziad Sobri pada hari ini  membahas outline MTCNA yang bisa anda unduh di https://mikrotik.com/training/about dan kalian cari pada Mikrotik certified training programs dan anda akan melihat link untuk mengunduh outline yang berisi kisi-kisi atau materi apa saja yang akan dibahas dan diujikan sesuai dengan training yang dijalani. Jadi kalian dapat mempelajari dulu apa yang aka dilakukan selama Training MTCNA.

Sebelum masuk ke materi pembahasan MTCNA, Pak Ziad mengadakan pre test untuk mengetes apakah sudah cukup atau belum pengetahuan dasar untuk mengikuti tes MTCNA. Setelah melewati tes dan mengetahui hasil apa yang didapat, beliau melanjutkan untuk mereview soal dan bagaimana cara menjawab pertanyaan yang akan diujikan nanti. Beliau mengatakan untuk lulus ujian MTCNA anda diharuskan mendapat nila 60% keatas dan jika anda memiliki nilai 50-59 % maka anda mendapatkan kesempatan kedua untuk memulai tes lagi tetapi soal kemungkinan akan lebih sulit dibanding soal sebelumnya. Selain pre test beliau juga menjelaskan tentang training mikrotik yang bisa dilakukan oleh semua orang.

Setelah pengenalan perangkat mikrotik, kami diberi materi tentang bagaimana cara mengakses mikrotik dengan berbagai cara dan bagaimana mengamankan sebuah perangkat mikrotik. Untuk mengakses perangkat MikroTik terdapat beberapa cara seperti menggunakan winbox, telnet, ssh, webfig, MAC telnet dan cara yang cukup menarik adalah dengan menggunakan aplikasi tik app yang bisa kalian gunakan untuk meremote perangkat mikrotik menggunakan Smartphone andorid kalian.

Pengamanan mikrotik juga salah satu hal penting untuk menjaga mikrotik dari serangan dari orang yang tidak bertanggung jawabiad bercerita ada sebuah serangan hacker yang menyerang mikrotik karena kurangnya pengamanan di mikrotik karena biasanya seorang admin hanya mengganti user dan password untuk masuk ke mikrotik untuk keamanan padahal itu masih kurang aman. untuk pengamanan dasar di perangkat mikrotik adalah dengan mengganti user dan password, matikan service yang tidak dibutuhkan dan mengubah port number dari service yang diberikan, mengonfigurasi MAC server agar bisa digunakan oleh beberapa saja, mematikan MNDP.

Pada sesi selanjutnya pak Ziad meminta kita untuk membuat sebuah kelompok untuk membuat sebuah jaringan kecil dengan 1 ISP dengan beberapa Client. Pengaturan yang diubah konfigurasinya adalah pada bagian IP address untuk menuju client, kemudian meminta sebuah DHCP ke internet dengan menggunakan IP>DHCP Client, kemudian membuat sebuah interface access point untuk menyebarkan internet ke Client dan lain sebagainya sampai jadi sebuah gateway router dengan menggunakan perangkat mikrotik dan semua konfigurasi masih sangat dasar dan menggunakan IP staticbelum menggunakan DHCP server dan pada materi DHCP server dan ARP dibahas pada sesi malam.

D.   Penutup
Sekian beberapa hal yang dapat saya sharing ke kalian bila kalian ada pertanyaan silahkan tanyakan ke email saya atau comment dibawah.


Wassamu'alaikum Wr. Wb.