Monday, November 5, 2018

Membuat Fitur Unit Kearsipan 2 Di Dinas Arsip dan Perpustakaan Klaten | Mukti911


A. Pendahuluan

Pengertian
Pada kali ini adalah pembuatan fitur baru untuk pengguna aplikasi SIKD. dengan demikian Unit Kearsipan 2 dapat digunakan sebagai pembantu unit kearsipan 1 di Sekretariat Daerah Kabupaten Klaten.

Latar Belakang
Karena berdasarkan perbub yang dikeluarkan bupati Kab. Klaten.

Batasan Permasalahan
Membuat fitur baru untuk user penguna SIKD.

Maksud dan Tujuan
Agar aplikasi dapat disesuaikan dengan lebih baik lagi.

Hasil yang diharapkan
Aplikasi dapat sesai dengan Surat menyurat fisik di SKPD se - Kabupaten Klaten.

B. Alat dan Bahan

  • Aplikasi SIKD Modifikasi
  • PC
  • Akses di Server SIKD


C. Jangka Waktu Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Selasa, Tanggal 6 November 2018 pukul 09:00 - 03:00 WIB. Bertempat di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kab. Klaten.

D. Proses dan Tahapan Kerja
Dihari ini kami berfokus untuk membuat fitur baru di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kab. Klaten. yaitu seperti yang sudah saya sejalaskan pada pengertian. Kemudian pula kami diberi tugas tambahan lagi untuk melakukan pembuatan Nomor Otomatis di Nomor Agenda Di SIKD setiap tahunnya.

Berikut ini adalah dokumentasi yang kami lakukan diaat melakukan modifikasi aplikasi SIKD. 

E. Hasil yang didapatkan

  • Pembuatan Fitur Selesai dibuat 

F. Temuan Permasalahan

  • -

G. Kesimpulan 
Pekerjaan untuk hari ini selesai dengan baik

H. Referensi dan Daftar Pustaka

  • -

Sunday, November 4, 2018

Revisi Modifikasi Alur Aplikasi SIKD di Dinas Arsip dan Perpustakaan | Day2 | Mukti911


A. Pendahuluan
Pengertian
Kegiatan ini kami lakukan dikarenakan ada revisi untuk aplikasi yang telah kami modifikasi sebelumnya seperti diartikel artikel sebelumnya.

Latar Belakang
Karena modifikasi kemarin yang kami lakukan pada aplikasi SIKD belum selesai.

Batasan Permasalahan
Melakukan Debug atas Aplikasi SIKD.

Maksud dan Tujuan
Agar aplikasi dapat digunakan sebaik baiknya.

Hasil yang diharapkan
Aplikasi dapat di gunakan lebih maksimal.

B. Alat dan Bahan

  • Aplikasi SIKD Modifikasi sebelumnya.
  • Sublime Text
  • PC.
  • Koneksi Ke Server

C. Jangka Waktu Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Senin, Tanggal 5 November 2018 pukul 09:00 - 03:00 WIB. Bertempat di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kab. Klaten.

D. Proses dan Tahapan Kerja
Pada hari ini kami melakukan modifikasi aplikasi SIKD, hal hal yang kami lakukan di aplikasi SIKD adalah seperti berikut ini :

  • Kami membuat pencatat dapat mengakses dan membuat berkas untuk seluruh unit kerja di instansi terkait.
  • Melakukan revisi untuk surat masuk fisik dan dari naskah keluar digabung dan naskah masuk Unit Kearsipan 2 dibuat terpisah.
  • Menggabungkan proses input naskah masuk Unit Kearsipan 2 ke ModMail, awalnya di ModMails.
  • Pengubahan Link di index2.php.
Berikut ini adalah dokumntasi saat modifikasi berlangsung :

 

E. Hasil yang didapatkan
Dapat menyelesaikan perbaikan Modifikasi Aplikasi SIKD.

F. Temuan Permasalahan

  • -

G. Kesimpulan 
Pada hari ini kami melakukan revisi pada modifikasi yang telah kami lakukan pada aplikasi SIKD.

H. Referensi dan Daftar Pustaka

  • Dinas Arsip dan Perpustakaan

Proxmox X FreeNAS | Konfigurasi NFS Share pada Proxmox | Mukti911


A. Pendahuluan

Pengertian
Network File System (NFS) adalah salah satu layanan yang dapat memungkinkan suatu computer untuk melakukan proses mount suatu directory datai device pada komputer lain.

Latar Belakang
Memanfaatkan NFS di Server

Batasan Permasalahan
Konfigurasi FreeNAS NFS Share Storage

Maksud dan Tujuan
Agar Dapat meng-Konfigurasi FreeNAS NFS Share Storage

Hasil yang diharapkan
Dapat meng-Konfigurasi FreeNAS NFS Share Storage

B. Alat dan Bahan

  • FreeNAS
  • PC Server
  • Virtual Server

C. Jangka Waktu Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Minggu, Tanggal 4 November 2018.

D. Proses dan Tahapan Kerja
Setelah selesai membuat share storage menggunakan teknologi NFS untuk pengintegrasian di Proxmox tidaklah terlalu sulit, dapat menggunakan langkah antara lain :

a) Setelah login, masuk ke Datacenter kemudian pilih pada tab Storage. Secara default hanya ada storage dengan nama local, jadi setelah dibuat NFS pada FreeNAS untuk mengintegrasikan ke Proxmox gunakan tab Add kemudian pilih NFS share

b) Isikan form sesuai dengan petunjuk. ID untuk penamaan storage, server diisi dengan IP address dari server storage dalam hal ini adalah FreeNAS, isikan export dengan path dimana lokasi storage NFS yang terletak pada FreeNAS berada, content diisi dengan dialokasikan untuk konten apa saja storage NFS tersebut dibuat (Images, ISO, Template, Backup, Container), Max Backups berarti storage tersebut hanya bisa digunakan untuk satu penyimpanan backup saja. Bila sudah terisikan semua klik Add
Apabila penambahan NFS storage berhasil maka didalam nodes Proxmox akan muncul storage baru yang berasal dari server storage.
 
E. Hasil yang didapatkan
Dapat meng-Konfigurasi FreeNAS NFS Share Storage
F. Temuan Permasalahan



G. Kesimpulan 
Network File System (NFS) adalah salah satu layanan yang dapat memungkinkan suatu computer untuk melakukan proses mount suatu directory datai device pada komputer lain.

H. Referensi dan Daftar Pustaka

  • Dokumnetasi Resmi Proxmox
  • Dokumentasi Resmi FreeNAS

Proxmox X FreeNAS | Konfigurasi FreeNAS NFS Share Storage | Mukti911


A. Pendahuluan
Pengertian

Network File System (NFS) adalah salah satu layanan yang dapat memungkinkan suatu computer untuk melakukan proses mount suatu directory datai device pada komputer lain.

Latar Belakang
Memanfaatkan NFS di Server

Batasan Permasalahan
Konfigurasi FreeNAS NFS Share Storage

Maksud dan Tujuan
Agar Dapat meng-Konfigurasi FreeNAS NFS Share Storage

Hasil yang diharapkan
Dapat meng-Konfigurasi FreeNAS NFS Share Storage

B. Alat dan Bahan

  • FreeNAS
  • PC Server
  • Virtual Server

C. Jangka Waktu Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Minggu, Tanggal 4 November 2018.

D. Proses dan Tahapan Kerja

Network File System (NFS) adalah salah satu layanan yang dapat memungkinkan suatu computer untuk melakukan proses mount suatu directory datai device pada komputer lain. Dengan menggunakan NFS, suatu komputer dapat berbagi file, data dan bahkan program antara sesama klien yang terhubung ke server utama. NFS juga memungkinkan suatu komputer untuk melakukan pengaktifan/penggunaan peralatan pada komputer lain yang terhubung ke jaringan. 

Saat ini terdapat 2 versi NFS yaitu NFS versi 2 (NFSv2) dan NFS versi 3 (NFSv3). NFSv2 lebih lama tetapi didukung oleh berbagai macam mesin dan sistem operasi. Sedangkan NFSv3 lebih baru dan mempunyai beberapa fitur dan tambahan misal pesan kesalahan yang lebih baik, kemampuan untuk menghandle file yang ukurannya bervariasi. NFSv2 menggunakan protocol UDP untuk melakukan koneksi antara server dan client, sedangkan NFSv3 menggunakan protocol UDP dan TCP sekaligus. Konfigurasi FreeNAS NFS share storage relatif mudah karena hanya memerlukan beberapa langkah saja, yaitu : 

a) Buka web browser pada client dan buka alamat IP FreeNAS contoh kali ini yaitu 10.111.11.254

b) Klik menu Storage kemudian klik Volume Manager untuk menambahkan volume share storage.

c) Isikan form Volume Manager sesuai petunjuk yang perlu diperhatikan adalah memilih disk dan memilih jenis file system. Pada teknologi NFS terdapat dua jenis file system UFS dan ZFS. ZFS adalah file system yang terkenal hanya di dunia UNIX. Dengan dukungan maksimal hingga 16 EB yang tidak diketahui kinerjanya, namun memiliki kemampuan seperti perlindungan data corrupt, kombinasi sistem file dan konsep manajemen volume, snapshot, kompresi transparan, enkripsi transparan, dan data deduplication. ZFS dianggap stabil sejak tahun 2005, dan didukung untuk MAC OS X 10.5 server, Linux dan sebagian kecil sistem operasi seperti UNIX. UFS (Unix File System) adalah file system yang biasanya digunakan oleh sistem operasi UNIX, yang juga biasanya dipanggil dengan BSD (Barkeley Fast File System) atau FFS. Dengan dukungan maksimal penyimpanan hingga 8 ZB, Mac OS X sebelum veri Leopard juga mendukung file system UFS. Namun setelah Mac OS X v10.5, file system ini tidak digunakan lagi dan Mac menggunakan HFS+. Pada kasus langkah kali ini gunakan file system UFS kemudian klik OK maka akan muncul volume baru yang telah dibuat.

d) Ubah terlebih dahulu permissions volume dengan cara klik change permissions kemudian checklist semua pada bagian write

e) Untuk mengaktifkan layanan share storage pada volume yang baru saja dibuat agar bisa terintegrasikan ke Proxmox masuk ke menu Sharing kemudian ke tab UNIX (NFS).

f) Tambahkan settingan share storage dengan klik Add UNIX (NFS) Share, isikan form sesuai dengan petunjuk. Setelah selesai klik OK.


Comment, isikan pada kolom comment untuk sekedar keterangan. Authorized Network, pada kolom ini isikan dengan IP network yang akan diijinkan mengaksesshare storage pada FreeNAS. Selain itu juga dapat menggunakan Authorized IP addresses or hosts yaitu mengijinkan pengkasesan share storage hanya untuk beberapa IP saja. Tapi dalam contoh kali ini gunakan Authorized networks. Kemudian cheklist pada All Directories agar Proxmox diijinkan mengakses setiap direktori pada share storage tersebut. Dan pada bagian path isikan dengan lokasi dimana volume share storage berada, contoh kali ini adalah /mnt/nfs. Setelah konfigurasi penambahan share storage selesai akan muncul volume yang tershare.

Langkah akhir adalah mengaktifkan layanan aplikasi NFS karena secara default layanan tersebut masih OFF. Aktifkan dengan cara masuk ke menu service kemudian pada service NFS geser ke ON.

E. Hasil yang didapatkan

  • Dapat meng-Konfigurasi FreeNAS NFS Share Storage

F. Temuan Permasalahan

  • Server Lemot karena spesifikasi server kurang memumpuni

G. Kesimpulan 
Network File System (NFS) adalah salah satu layanan yang dapat memungkinkan suatu computer untuk melakukan proses mount suatu directory datai device pada komputer lain.

H. Referensi dan Daftar Pustaka

  • Dokumentasi Resmi FreeNAS

Friday, November 2, 2018

Proxmox X FreeNAS | Install FreeNAS untuk NFS dan iSCSI Share Storage | Mukti911

A. Pendahuluan
Pengertian
FreeNAS adalah distro Linux yang khusus digunakan sebagai sistem operasi NAS (Network Attacher Storage) berbasis FreeBSD. Biasanya digunakan untuk keperluan share storage yaitu sebuah volume/partisi hardisk yang digunakan bersama-sama oleh beberapa komputer atau server. 

Latar Belakang
Karena Virtulasasi Server dapat dilakukan untuk meminimalisir biaya, dengan cara memanfaatkan Install FreeNAS untuk NFS dan iSCSI Share Storage.

Batasan Permasalahan
 Install FreeNAS untuk NFS dan iSCSI Share Storage.

Maksud dan Tujuan
Agar dapat Install FreeNAS untuk NFS dan iSCSI Share Storage.

Hasil yang diharapkan
Dapat Install FreeNAS untuk NFS dan iSCSI Share Storage

B. Alat dan Bahan

  • FreeNAS
  • PC Server Compatibel Virtulasiasi
  • Proxmox
  • Network

C. Jangka Waktu Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Sabtu, Tanggal 3 November 2018 pukul 08:00 - 04:00 WIB. Bertempat di BLC Telkom Klaten.

D. Proses dan Tahapan Kerja

FreeNAS adalah distro Linux yang khusus digunakan sebagai sistem operasi NAS (Network Attacher Storage) berbasis FreeBSD. Biasanya digunakan untuk keperluan share storage yaitu sebuah volume/partisi hardisk yang digunakan bersama-sama oleh beberapa komputer atau server. Sama halnya seperti Proxmox FreeNAS juga akan memakan seluruh hardisk untuk proses instalasinya sehingga untuk lebih efeketif sistem FreeNAS diinstall disebuah flashdisk atau hardisk dengan ukuran yang kecil karena FreeNAS memiliki sistem yang tidak terlalu besar. FreeNAS memiliki beberapa kelebihan antara lain :

  • Ukuran file ISO yang cukup kecil (150 MB) sehingga proses instalasi berjalan cepat dan performance sistem tidak terbebani oleh aplikasi yang dipergunakan.
  • Mudah dikonfigurasi. FreeNAS mudah dalam pengaturan karena menggunakan web akan tetapi juga bisa menggunakan console terminal.
  • Kelengkapan feature. FreeNAS memiliki service yang beragam, mulai dari samba, NFS, iSCSI, dll.

Sebuah sistem pastinya memiliki spesifikasi hardware yang harus terpenuhi. Untuk kebutuhan sistem FreeNAS adalah :

  • Arsitektur sistem 64 bit. Meski FreeNAS tersedia untuk 32-bit dan 64-bit, sebaiknya direkomendasikan menggunakan 64 bit, baik karena pertimbangan memory yang bisa digunakan maupun terkati dengan sistem partisi. Jika menggunakan sistem 32 bit atau memory kurang dari 4 GB direkomendasikan gunakan sistem partisi UFS.
  • RAM. Jika menggunakan ZFS sebaiknya RAM minimal 6 GB. Jika kurang, sangat direkomendasikan untuk menggunakan tipe UFS. Jika mengguanakan Actice Directory dengan FreeNAS, tambahkan 2 GB RAM untuk windbind's internal cache.
  • Shared Memory. Jika FreeNAS diinstall tanpa GUI, disable shared memory settings untuk video card BIOS.
  • Compact or USB Flash. FreeNAS adalah image sistem yang berjalan. Ini artinya FreeNAS tidak disarankan diinstall didalam hardisk karena akan menyebabkan kapasitas hardisk terbuang. Karena sifat sistem FreeNAS yang akan memakai seluruh kapasitas hardisk.
  • Hardisk. Tidak direkomendasikan menggunakan hardisk SATA. Sebaiknya gunakan hardisk SAS 10.000 atau 15.000 RPM dalam format RAID 10. Hardisk SATA didesain untuk single user sequential I/O sehingga tidak cocok bila digunakan untuk proses write multi user. 
  • Network Interfaces. Secara umum NIC card yang bisa disupport oleh FreeNAS adalah NIC yang terdapat pada FreeBSD Compatibility List. Meski demikian, banyak user FreeBSD yang merekomendasikan NIC dari Intel dan Chelsio. Gunakan NIC GigE (10 Gbps) untuk kecepatan yang bagus. Jika perlu, bonding beberapa NIC menjadi satu agar mampu menyediakan koneksi yang lebih besar. Saat ini FreeNAS belum mendukung : InfiniBand, FibreChannel over Ethernet atau wireless interfaces. 
Berikut adalah langkah-langkah melakukan instalasi FreeNAS. 

  • Siapkan 1 buah USB flash disk atau hardisk berukuran kecil 2-10 GB dan 1 buah hardisk. Flash disk atau hardisk berukuran kecil untuk keperluan sistem FreeNAS dan hardisk yang lain untuk share storage direkomendasikan memiliki kapasitas yang besar diatas 80 GB
  • Dowbload file ISO FreeNAS yang digunakan untuk proses install.
  • Burn kedalam sebuah CD.
  • Boot komputer dari CD sebagai startup boot. Tekan tombol Enter untuk masuk ke bagian default instalasi.
  • Setelah tampilan awal akan muncul tampilan yang menunjukan opsi install, pilih nomor satu untuk melanjutkan proses install.
  • Pilih hardisk dengan ukuran kecil sebagai media instalasinya. Contoh berikut menggunakan hardisk dengan ukuran 2 GB saja. Perlu dicatat jika hanya memiliki 1 hardisk saja dan hardisk tersebut diinstall FreeNAS, kita tidak dapat menggunakannya untuk keperluan share storage.
  • FreeNAS akan menampilkan peringatan bahwa sistem akan menghapus seluruh isi hardisk dan secara penuh digunakan untuk sistem FreeNAS. Pilih Yes.
  • Proses instalasi akan membutuhkan waktu sekitar 5 menit. Saat mendekati 100%, biasanya pergerakan instalasi akan cenderung melambat, memang demikian perilaku FreeNAS. Setelah selesai proses install maka dari client bisa meremote menggunakan browser dengan IP yang didapat dari DHCP pada FreeNAS.
  • Setelah selesai install lakukan proses booting, jangan lupa ubah prioritas booting ke media sistem FreeNAS. Lakukan remote dari client untuk konfigurasi menggunakan web. Pada browser client ketikkan alamat IP sistem FreeNAS contoh kali ini 10.10.56.254.

Berikut adalah beberapa langkah yang perlu dilakukan setellah instalasi FreeNAS :

  • Menyiapkan hardisk untuk keperluan share storage. Misalnya bila ingin menyediakan layanan iSCSI dan NFS, berarti siapkan minimal 2 buah hardisk.
  • Ganti password default untuk user admin. Defaultnya tidak memiliki password dan halaman web bisa diakses secara langsung. Jika password masih kosong, disisi kanan toolbar web admin akan muncul peringatan yang berkedip merah.
  • Ganti IP FreeNAS. Bisa diganti baik via terminal maupun via web admin. Defaultnya adalah DHCP. 

E. Hasil yang didapatkan
Dapat Install FreeNAS untuk NFS dan iSCSI Share Storage.

F. Temuan Permasalahan

  • PC Spesifikasi sedikit lebih rendah maka FreeNAS saat digunakan kurang maksimal

G. Kesimpulan 
FreeNAS adalah distro Linux yang khusus digunakan sebagai sistem operasi NAS (Network Attacher Storage) berbasis FreeBSD. Biasanya digunakan untuk keperluan share storage yaitu sebuah volume/partisi hardisk yang digunakan bersama-sama oleh beberapa komputer atau server. 

H. Referensi dan Daftar Pustaka

  • Dokumntasi Resmi Proxmox
  • Dokumentasi Resmi FreeNAS

Rakit PC di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Klaten | Mukti911


A. Pendahuluan
Pengertian
Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan.

Latar Belakang
Karena Komputer yang akan dirakit digunakan sebagai personal komputer oleh pegawai dinas Arsip dan Perpustakaan Kab. Klaten.

Batasan Permasalahan
Melakukan Perakitan Komputer.

Maksud dan Tujuan
Agar Komputer dapat digunakan dengan maksimal sebagai komputer personal.

Hasil yang diharapkan
Komputer dapat digunakan dengan maksimal

B. Alat dan Bahan

  • Seperangkat Komputer
  • Cutter
  • Gunting

C. Jangka Waktu Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada Hari Senin, Tanggal 2 November 2018 pukul 09:00 - 03:00 WIB. Bertempat di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kab. Klaten.

D. Proses dan Tahapan Kerja
Berikut ini adalah dokumentasi saat melakukan perakitan komputer di Dinas Arsip dan Perustakaan :

E. Hasil yang didapatkan

  • Komputer dapat digunakan sebagai personal komputer

F. Temuan Permasalahan

  • -

G. Kesimpulan 
Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan.


H. Referensi dan Daftar Pustaka

  • -


Thursday, November 1, 2018

Alih Media Arsip Foto Di Dinas Arsip Dan Perpustakaan Kabupaten Klaten | Day5 | Mukti911


A.Pendahuluan
Pada hari ini yaitu melanjutkan Digitalsiasi Arsip di Dinas Arsip dan Perpustakaan. Arsip yang kami dapatkan ada 8 Album Foto.

B. Latar Belakang
Arsip foto di Dinas Arsip dan Perpustakaan sudah tua dan sudah waktunya rusak, untuk menangani hal ini pihak Dinas Arsip dan Perpustakaan dengan membuat Alih Media Arsip foto ke Digital.

C. Maksud dan Tujuan
untuk menjaga foto agar tetap bagus meskipun foto hasil scan karena foto asli sudah mulai rusak.

D. Waktu dan Tempat
Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada Hari Senin, Tanggal 1 November 2018 pukul 09:00 - 03:00 WIB. Bertempat di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kab. Klaten.

E. Hal yang Dilakukan.
Pada hari seperti agenda sebelumnya yaitu melanjutkan alih media dari foto ke Digital Arsip dengan scanner. Beginilah dokumntasi yang telah kami lakukan saat proses Alih media foto ke Digital Arsip :

Alih media yang kami lakukan hari ini sudah mencapai 5 Album. Dengan total foto lebih dari 300-an.

F. Hal yang Didapat
kami dapat melakukan digitalisasi arsip

G. Masalah
  • Scan Foto lama.
H. Kesimpulan
Nah itulah kegiatan yang telah kami lakukan selama di Dinas Arsip dan Perpustakaan.

G. Referensi
  • -